SMKN 1 BRINGIN, KABUPATEN NGAWI, PROVINSI JAWA TIMUR, MENGGALAKKAN KEGIATAN ANTI NARKOBA

Ngawi, Jawa Timur (Ungkap Tipikor) Semangat anti narkoba adalah gerakan kolektif untuk menolak, mencegah, dan memberantas penyalahgunaan narkotika demi menyelamatkan generasi bangsa.

Gerakan ini dilakukan oleh SMKN 1 Bringin, yang berada di Kabupaten Ngawi, Provinsi Jawa Timur, yang dipimpin oleh Ibu Retno Widowati, S.Pd., M.Pd. selaku Kepala Sekolah.

Beliau mengatakan pentingnya kesadaran, edukasi, dan tindakan preventif untuk menciptakan lingkungan yang bersih dari narkoba (Bersinar).

Berikut adalah poin-poin penting dalam membangun semangat anti narkoba:

  1. Deklarasi dan komitmen bersama
    Menggelorakan semangat perlawanan melalui komitmen bersama, seperti yang dilakukan oleh instansi pemerintah (BNN) dan masyarakat untuk memerangi peredaran gelap narkotika.
  2. Mencegah sejak dini
    Menanamkan nilai-nilai anti narkoba sejak dini, contohnya melalui gerakan SMKN 1 Bringin, Kabupaten Ngawi, Provinsi Jawa Timur. Aksi nasional anti narkotika dimulai dari anak bersih narkoba di tingkat PAUD hingga sekolah.
  3. Peran aktif generasi muda
    Mengajak remaja, khususnya siswa-siswi SMKN 1 Bringin, Kabupaten Ngawi, Provinsi Jawa Timur, untuk aktif menjadi duta anti narkoba, menjauhi narkoba, serta berpartisipasi dalam gerakan “Gaul Tanpa Narkoba”.
  4. Kampanye kreatif
    Menggunakan berbagai media kreatif seperti TikTok, Facebook, Instagram, dan media lainnya untuk menyebarkan pesan anti narkoba dengan slogan, “Jauhi narkoba, dekati Sang Pencipta.”
  5. Peran orang tua dan lingkungan
    Menciptakan lingkungan keluarga yang harmonis, sehat, dan komunikatif serta mengawasi pergaulan anak untuk mencegah penyalahgunaan narkoba.

Slogan Motivasi:

  • “Jauhi narkoba sebelum dunia menjauhimu.”
  • “Generasi sehat, Indonesia hebat: Katakan tidak pada narkoba.”
  • “Bahagia tanpa narkoba.”

Semangat ini bertujuan untuk melindungi generasi muda dari dampak yang merugikan diri sendiri, karena narkoba dapat memengaruhi organ tubuh serta menyebabkan gangguan mental.

Demikian disampaikan oleh Ibu Retno Widowati, S.Pd., M.Pd.

(Tim Red)

  • Related Posts

    Kepala SMAN 1 Kauman Tulungagung Tekankan Bahaya Narkoba pada Awal Tahun Ajaran 2026/2027

    Tulungagung (Ungkap Tipikor) — Memasuki Tahun Ajaran Baru 2026/2027, Kepala SMAN 1 Kauman Tulungagung, Drs. H. Wawan Santosa, M.Pd., menegaskan pentingnya membangun karakter peserta didik melalui peningkatan kedisiplinan, integritas, serta…

    DESAK APH TANGKAP OKNUM KEPALA SMP NEGERI 2 PONOROGO, DIDUGA KUAT ANGGARAN DANA BOS DIKORUPSI

    Ponorogo, Jawa Timur (Ungkap Tipikor) –Dana BOS di SMP NEGERI 2 PONOROGO, Jawa Timur, pada Tahun 2025 yang dicairkan oleh Bapak IMAM SAIFUDIN selaku oknum kepala sekolah, dicairkan secara 2…

    Tinggalkan Balasan

    Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *