Lampung (Ungkap Tipikor) — Sorak haru dan rasa bangga memenuhi auditorium Universitas Jenderal Achmad Yani, Kamis, 7 Mei 2026. Momen yang selama ini dinanti akhirnya tiba, sebanyak 200 apoteker resmi dinyatakan lulus. Bukan sekadar seremonial, peristiwa ini menjadi penanda lahirnya tenaga profesional yang siap menjawab tantangan pelayanan kefarmasian di Indonesia yang semakin kompleks dan dinamis.

Kegiatan pengambilan sumpah apoteker tersebut dihadiri langsung oleh Prof. Dr. apt. Fikri Alatas yang menyampaikan apresiasi sekaligus ucapan selamat kepada seluruh lulusan. Ia menegaskan bahwa pencapaian ini bukanlah proses yang mudah, melainkan hasil dari perjuangan panjang yang melibatkan tenaga, waktu, biaya, dan dedikasi tinggi. Namun demikian, kelulusan ini bukan akhir dari perjalanan, melainkan awal dari perjalanan baru.

Pernyataan tersebut menggambarkan bahwa kelulusan bukan titik akhir, melainkan pintu masuk menuju dunia profesional yang menuntut kompetensi dan integritas. Di sisi lain, ia juga mengingatkan capaian tersebut dengan regulasi terbaru dari Kementerian Kesehatan terkait standar profesi apoteker yang menekankan pentingnya kualifikasi pendidikan yang relevan dan berdampak nyata bagi masyarakat.

Lebih lanjut, para lulusan diharapkan mampu mengimplementasikan ilmu yang telah diperoleh secara profesional.

Mereka juga dituntut untuk terus belajar karena ilmu pengetahuan bersifat dinamis dan terus berkembang. Kalimat tersebut sederhana namun memiliki makna yang mendalam. Dunia tidak pernah berhenti berubah, sehingga seorang apoteker juga tidak boleh berhenti berkembang.
(Him)






