UPTD Puskesmas Rumbia Gelar Skrining HPV DNA, Upaya Deteksi Dini Kanker Serviks pada Wanita Usia 30–69 Tahun

Rumbia (Ungkap Tipikor) – Kanker serviks adalah tumor ganas yang terjadi pada leher rahim dan utamanya disebabkan oleh infeksi virus HPV (Human Papillomavirus), yang sering ditularkan melalui hubungan seksual. Penyakit ini berkembang secara perlahan dalam kurun waktu 5 hingga 20 tahun, dan pada tahap awal sering kali tidak menimbulkan gejala yang jelas sehingga kerap tidak disadari oleh penderitanya.

Kanker serviks merupakan salah satu jenis kanker yang paling banyak menyerang wanita, bahkan menempati urutan kedua terbanyak di Indonesia. Oleh karena itu, penting bagi setiap wanita untuk meningkatkan kewaspadaan serta melakukan langkah pencegahan sejak dini. Pencegahan kanker serviks dapat dilakukan secara efektif melalui vaksinasi HPV serta pemeriksaan skrining rutin seperti Pap smear atau IVA.

Sebagai bentuk upaya pencegahan dan deteksi dini kanker serviks, UPTD Puskesmas Rumbia mengajak seluruh wanita yang telah atau pernah menikah, khususnya pada rentang usia 30 sampai dengan 69 tahun, untuk melakukan pemeriksaan dan skrining HPV DNA.

Kegiatan ini bertujuan untuk mengetahui sejak dini adanya potensi infeksi HPV yang dapat berkembang menjadi kanker serviks, sehingga penanganan dapat dilakukan lebih cepat dan tepat.

Pelaksanaan kegiatan pemeriksaan dan skrining HPV DNA ini dijadwalkan pada tanggal 27, 28, dan 29 April 2026, bertempat di UPTD Puskesmas Rumbia. Dengan adanya kegiatan ini, diharapkan masyarakat, khususnya kaum wanita, dapat lebih peduli terhadap kesehatan reproduksi serta tidak ragu untuk melakukan pemeriksaan secara berkala.

Selain sebagai upaya deteksi dini, kegiatan ini juga menjadi sarana edukasi bagi masyarakat mengenai pentingnya menjaga kesehatan, mengenali faktor risiko, serta memahami gejala-gejala yang mungkin timbul pada kanker serviks. Petugas kesehatan juga memberikan penyuluhan terkait pola hidup sehat, pentingnya kebersihan organ reproduksi, serta anjuran untuk melakukan pemeriksaan secara rutin.

Pada pelaksanaan sebelumnya, kegiatan pemeriksaan HPV DNA bagi wanita usia subur (30–69 tahun) yang dilaksanakan pada tanggal 27–29 April 2025 di UPTD Puskesmas Rumbia berhasil melayani sebanyak 119 orang. Antusiasme masyarakat dalam mengikuti kegiatan ini menunjukkan meningkatnya kesadaran akan pentingnya deteksi dini kanker serviks.

Diharapkan melalui kegiatan yang berkelanjutan ini, angka kejadian kanker serviks dapat ditekan, serta kualitas kesehatan masyarakat, khususnya wanita, dapat terus meningkat. UPTD Puskesmas Rumbia juga berkomitmen untuk terus menghadirkan pelayanan kesehatan yang optimal dan mudah diakses oleh masyarakat.

(Him)

  • Related Posts

    DANA BOS TAHUN 2024 DI SD NEGERI 1 JATI AGUNG, KABUPATEN PRINGSEWU, PROVINSI LAMPUNG, DIDUGA DI MARK UP KEPALA SEKOLAH DENGAN TOTAL ANGGARAN Ta 2025 MENCAPAI Rp 234.000.000

    Jati Agung – Pringsewu (Ungkap Tipikor) – Dalam Peraturan Menteri Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi (Permendikbud Ristek) Nomor 63 Tahun 2023, dana BOS Reguler dapat digunakan untuk membiayai keperluan operasional…

    APH DIMINTA USUT HINGGA TUNTAS DUGAAN KORUPSI DANA BOS TAHUN 2025 DI SD NEGERI SUKOHARJO, Kabupaten Ogan Komering Ulu Timur, Provinsi Sumatera Selatan

    Buay madang, Oku Timur (Ungkap Tipikor) – Anggaran dana Bos dikucurkan pemerintah pusat untuk membantu Kelangsungan siswa dalam kegiatan belajar disekolah. Namun Program Bantuan dana Operasional Sekolah ini sering di…

    Tinggalkan Balasan

    Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *