Pelepasan Siswa Kelas XII MAN 5 Jombang: Mencetak Generasi Qurani dan Berprestasi

Jombang (Ungkap Tipikor) – PELEPASAN SISWA KELAS XII : MENCETAK GENERASI QURANI
Suasana khidmat dan haru terasa memenuhi setiap sudut ruangan, dihiasi senyum bangga dan mata berkaca-kaca dari para hadirin. Kegiatan ini dihadiri oleh Bapak/Ibu Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Jombang, Dr. Muhajir M.Pd, Kepala Madrasah MAN 5 Jombang,Komite madrasah, jajaran dewan guru dan staf, madrasah, wali murid, serta seluruh siswa/i MAN 5 Jombang yang turut menjadi saksi sejarah hari ini.

Momentum Pelepasan: Mengukir Jejak, Menebar Asa.

Acara diawali dengan prosesi pelepasan purna siswa/i kelas XII. Dengan langkah tegap dan seragam kebanggaan, mereka memasuki ruangan, membawa serta kenangan manis selama tiga tahun menimba ilmu, mengukir persahabatan, dan membentuk karakter di lingkungan MAN 5 Jombang. Bapak Kepala Madrasah, Drs H. Suryanto, M.Pd.I, dalam sambutannya menyampaikan pesan-pesan inspiratif, “Hari ini bukan akhir dari segalanya, melainkan gerbang menuju perjalanan baru. Ilmu dan karakter Islami yang telah kalian dapatkan di madrasah ini adalah bekal berharga untuk menghadapi tantangan di masa depan. Jadilah alumni yang membawa nama baik almamater, berakhlak mulia, dan bermanfaat bagi agama, bangsa, dan negara dan menduia.”
Sebayak 24 siswa telah diterima di perguruan tinggi negeri lewat jalur SNBP dan SPAN PTKIN. Diantaranya di Universitas Negeri Malang, UIN Maliki Malang, UIN SATU Tulungagung, IAIN Kediri, dll.

Suasana semakin mengharu biru saat perwakilan siswa/i menyampaikan kesan dan pesan. Terangkai kata-kata penuh terima kasih kepada para guru yang tak kenal lelah membimbing, serta janji untuk senantiasa mengingat nilai-nilai luhur yang telah ditanamkan. Momen simbolis penyerahan kembali siswa kepada orang tua/wali menjadi penanda bahwa tanggung jawab pendidikan formal telah usai, namun tali silaturahmi dan ikatan batin akan tetap terjalin abadi.

Wisuda Tahfidz: Mahkota Kemuliaan dari Kalam Ilahi, Puncak kekhidmatan mencapai puncaknya pada prosesi Wisuda Tahfidz Al-Qur’an. Sebanyak 24 santri penghafal Al-Qur’an, dengan wajah berseri dan hati penuh keikhlasan, melangkah maju untuk dikukuhkan sebagai wisudawan/wisudawati tahfidz. Mereka adalah para generasi muda yang telah mendedikasikan waktu dan upayanya untuk menjaga kemurnian Kalamullah.
Prosesi diawali dengan lantunan ayat-ayat suci Al-Qur’an oleh para wisudawan, menunjukkan kemantapan hafalan mereka. Bapak/Ibu Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Jombang, dalam tausiyahnya, mengapresiasi tinggi dedikasi para penghafal Al-Qur’an. “Kalian adalah mutiara-mutiara Al-Qur’an, kebanggaan orang tua, madrasah, dan umat. Jadikan Al-Qur’an sebagai pedoman hidup, pelita dalam kegelapan, dan penuntun menuju kebahagiaan dunia dan akhirat,” pesannya.

Momen haru tak terbendung saat para wisudawan tahfidz mencium tangan kedua orang tua mereka, yang tak henti-hentinya meneteskan air mata kebahagiaan dan syukur. Penyematan samir dan penyerahan sertifikat tahfidz menjadi penanda resmi atas capaian mulia mereka. Semoga ilmu dan hafalan yang telah tertanam di dada mereka menjadi syafaat kelak di hari kiamat.

Penampilan Inspiratif dan Doa Penutup
Acara dimeriahkan pula dengan penampilan-penampilan inspiratif dari siswa/i MAN 5 Jombang, seperti, paduan suara, tari kreasi daerah, tampilan band islami, dll.] yang menambah semarak namun tetap dalam nuansa syar’i
Puncak acara ditutup dengan doa bersama yang dipimpin oleh KH Mahrus. Doa yang dipanjatkan berisi harapan dan permohonan agar seluruh siswa/i MAN 5 Jombang menjadi generasi yang berilmu, berakhlak mulia, dan mampu membawa perubahan positif bagi masyarakat. Terutama bagi para wisudawan/wisudawati tahfidz, semoga Allah SWT senantiasa menjaga hafalan mereka dan menjadikan mereka Ahlul Qur’an sejati.

Pelepasan siswa kelas XII MAN 5 Jombang bukan sekadar perpisahan, melainkan penegasan akan komitmen madrasah dalam mencetak generasi ulul albab: cerdas secara intelektual dan kokoh dalam spiritual. Semoga apa yang telah diupayakan selama ini menjadi amal jariyah dan memberikan manfaat yang berkelanjutan.

(Tim)

  • Related Posts

    PERAN KEPALA SEKOLAH BENDAHARA SERTA DUKUNGAN MASYARAKAT SMP NEGERI 1 WATAMPONE DALAM MENCIPTAKAN DAN MEMELIHARA DISIPLIN SEKOLAH

    Bone, Sulawesi Selatan (Ungkap Tipikor) – Kepala Sekolah berasal dari dua kata yaitu Kepala dan Sekolah. Kata Kepala yang berarti pemimpin dan juga Sekolah yang berarti lembaga dimana kita menerima…

    DPRD Kota Metro Gelar Paripurna Penyampaian Raperda APBD 2026

    Kota metro (Ungkap Tipikor) – DPRD Kota Metro menggelar Sidang Paripurna Pengantar Nota Keuangan atas Penyampaian Rancangan Peraturan Daerah tentang APBD Tahun Anggaran 2026, di Gedung DPRD Kota Metro, Senin…

    Tinggalkan Balasan

    Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *